konsultasi cerai gratis, pengacara perceraian, pengacara bandung
KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Asep Arif Hamdan dan Rekan

Syarat Perceraian Islam di Pengadilan Agama

Syarat perceraian islam di Pengadilan Agama – Bagi sobat yang beragama islam dan kebetulan ingin mengajukan gugatan atau permohonan cerai ke Pengadilan, kemungkinan sobat merasa bingung apa saja sih syarat yang harus di persiapkan. Tentu syarat yang dimaksud disini adalah persyaratan dokumen yang harus sobat bawa sebelum datang ke Pengadilan.

syarat perceraian islam di pengadilan agama

Syarat Perceraian Islam di Pengadilan Agama :

  1. Bukti Identitas Diri
    silahkan sobat bawa KTP asli atau surat domisili asli jika ternyata alamat tinggal sobat berbeda dengan alamat di KTP.
  2. Bukti Perkawinan
    Sobat bisa bawa Buku nikah asli sobat (suami/istri) atau duplikat buku nikah yang dikeluarkan oleh KUA yang mengeluarkan buku nikah dulu apabila ternyata buku nikah asli sobat hilang atau rusak.
  3. Alamat Tinggal Tergugat / Termohon
    Catat dan bawa alamat dimana tergugat tinggal saat ini. Alamat ini akan digunakan Pengadilan untuk memanggil pihak tergugat, oleh sebab itu harap pastikan terlebih dahulu apakah tergugat betul tinggal di alamat tersebut atau tidak. Jika ternyata tergugat tidak tinggal disana, maka nantinya panggilan akan dianggap tidak patut dan bisa menghambat jalannya persidangan.
  4. Dokumen Lain (Opsional)
    Jika sobat sudah mempunyai Kartu Keluarga atau Akte kelahiran anak, sobat bisa sertakan dokumen tersebut saat akan mengajukan permohonan atau gugatan cerai ke Pengadilan. Ada beberapa Pengadilan yang meminta dokumen ini, meskipun sepengalaman kang asep selama ini, kebanyakan Pengadilan Agama tidak meminta dokumen ini (Dalam pengurusan perceraian saja tanpa hak asuh anak dll). Namun demikian untuk berjaga-jaga sebaiknya dibawa saja.
  5. Surat Permohonan atau Gugatan Cerai
    Jika obat bisa membuat surat permohonan atau gugatan cerai sendiri, silahkan sobat buat saja sebelum ke Pengadilan. Sobat juga bisa memita bantuan orang lain untuk membuatkannya. Namun jika sobat belum bisa membuat surat gugatan atau permohonan cerai dan tidak ada yang bisa membantu sobat, silahkan sobat minta dibuatkan saja nanti saat di Pengadilan. Silahkan sobat datangi bagian Posbakum Pengadilan dan silahkan sobat minta ke petugas disana untuk dibuatkan surat gugatan atau surat permohonan cerai.

Beberapa orang pernah bertanya ke kang asep apakah perlu pengantar dari desa atau kelurahan, saya kira tidak perlu. Jika mau mengajukan sendiri silahkan langsung datang saja ke Pengadilan Agama, sedangkan jika sobat mau mengurus percerain menggunakan pengacara, silahkan langsung hubungi saja pengacaranya dengan membawa dokumen yang saya sebutkan diatas pada saat bertemu dengan pengacara tersebut.

Baca Juga : Perlukah Surat Pernyataan Cerai Suami Istri

Kang asep juga pernah ditanya apakah perlu surat dari KUA dan apakah harus ke KUA dulu sebelum ke Pengadilan Agama. Jawabanya tidak perlu ke KUA dan tidak perlu surat pengantar dari KUA. Ya, kecuali jika buku nikahnya sobat hilang atau rusak, tentu sobat harus berurusan dengan KUA dulu untuk membuat duplikat buku nikah sebelum mengajukan permohonan atau gugatan cerai ke Pengadilan Agama.

Baca Juga : Bisakah Mengajukan Cerai Tanpa Buku Nikah?

Demikianlah beberapa informasi dari kang asep seputar dokumen syarat perceraian islam di Pengadilan Agama yang harus sobat persiapkan. Jika syarat yang disebutkan diatas tidak terpenuhi, maka sobat tidak akan bisa melakukan pendaftaran perkara di Pengadilan. Oleh sebab itu, ada baiknya siapkan terlebih dahulu sebelum ke pengadilan, apalagi jika jarak rumah sobat ke Pengadilan cukup jauh.