konsultasi cerai gratis, pengacara perceraian, pengacara bandung
KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Asep Arif Hamdan dan Rekan

Cara Mengajukan Gugatan Cerai ke Pengadilan Agama

Cara mengajukan cerai ke pengadilan agama baik oleh pihak suami maupun pihak istri pada dasarnya sama saja. Perbedaannya hanya terletak pada alasan-alasan yang ditulis dalam surat gugatan atau surat permohonan yang diajukan. Sedangkan cara serta syarat pengajuan dan dokumen-dokumen yang diperlukan tidak ada yang berbeda sama sekali.

Sebagaimana yang sobat ketahui bahwa pengajuan cerai yang diajukan oleh pihak suami dikenal dengan istilah cerai talak. Perkaranya termasuk kedalam jenis perkara permohonan (permohonan cerai talak). Pihak suami sebagai orang yang mengajukan permohonan cerai disebut sebagai pemohon dan pihak istri yang ingin diceraikan disebut sebagai termohon.

cara mengajukan cerai, cara daftar cerai, cara bercerai di pengadilan, cara cerai

Baca Juga : Ini Besaran Biaya Perceraian di Pengadilan Agama

Sedangkan apabila pengajuan cerai diajukan oleh pihak istri dikenal dengan istilah cerai gugat. Perkaranya termasuk kedalam jenis gugatan, sehingga pihak istri yang mengajukan cerai disebut sebagai pihak penggugat dan pihak suami yang digugat cerai disebut sebagai tergugat.

Cara mengajukan cerai ke Pengadilan Agama adalah sebagai berikut:

  1. Persiapkan syarat-syarat yang diperlukan seperti buku nikah, KTP dan alamat tinggal tergugat
  2. Untuk PNS harap sertakan surat izin atasan
  3. Buat surat gugatan cerai. Surat gugatan bisa dibuat sendiri atau bisa minta dibuatkan petugas di Pengadilan nanti
  4. Bawa persyaratan serta surat gugatan (jika sudah buat sendiri) tersebut ke Pengadilan agama langsung atau bisa hubungi pengacara jika mau dibantu oleh pengacara.
  5. Daftarkan perkaranya lalu bayar biaya panjar
  6. Pulang dan tunggu panggilan sidang
  7. Hadiri sidang, dari sidang pertama sampai sidang terakhir (sidang putusan)
  8. Jika tidak ada upaya banding/verzet/kasasi, silahkan tunggu akte cerai selesai dalam 2-4 bulan kedepan

*Catatan :

  • Untuk persyaratan dokumen jika ada Kartu Keluarga (KK) serta Akte kelahiran anak, silahkan disertakan saja.
  • Jika menggunakan pengacara maka point 5, 6 dan 7 tidak berlaku
  • Jika mengurus tanpa pengacara, jangan bolos sidang atau nanti hakim bisa gugurkan perkaranya dan harus mengulang daftar lagi dari awal
  • Lamanya proses (sidang) cerai tidak tentu. Jika tidak ada upaya banding/verzet/kasasi, biasanya sidang selesai dalam 1 setengah sampai 6 bulanan.
  • Jika ada upaya banding atau verzet, maka harus menunggu putusan banding atau verzet dari Pengadilan Tinggi Agama
  • Jika ada upaya kasasi, maka harus menunggu putusan dari Mahkamah Agung
  • Khusus cerai talak, jika permohoanan cerai dikabulkan hakim dan sudah berkekuatan hukum tetap, maka Pengadilan akan menjadwalkan sidang tambahan yaitu sidang ikrar talak.

Demikianlah gambaran singkat cara mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama.  Bagi sobat yang punya waktu banyak atau mau menghemat pengeluaran, silahkan urus sendiri saja. Akan tetapi jika sobat sibuk, tidak punya banyak waktu, tidak mau repot dan ada rezeki lebih, tidak ada salahnya jika menggunakan Pengacara.

Nah, adapun bagi yang tidak memiliki biaya sama sekali untuk menggugat cerai ke Pengadilan, silahkan baca artikel Begini Cara Mengurus Perceraian Tanpa Biaya. Jangan pernah berpura-pura tidak memiliki biaya, karena ini khusus bagi orang yang betul-betul tidak mampu saja dan kuotanya juga terbatas.

Tulis Komentar