konsultasi cerai gratis, pengacara perceraian, pengacara bandung
KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Asep Arif Hamdan dan Rekan

Waspada! Jasa Pembuatan Akte Cerai Palsu, Ini Ciri-cirinya

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi belakangan ini, tak jarang hal tersebut malah dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk melakukan tindakan yang melawan hukum termasuk dengan membuat jasa pembuatan akte cerai palsu (aspal). Akte cerai palsu tentu sangat merugikan banyak pihak terutama pasangan suami atau istri yang bersangkutan.

Ya, akte cerai palsu tentu tidak sah dimata hukum dan tidak ada akibat hukum yang ditimbulkan oleh keluarnya akte cerai palsu tersebut. Artinya, meskipun ada akte cerai, tetapi karena akte cerainya palsu, ya status pernikahannya tetap sah dimata hukum dan masih berstatus sebagai suami istri. Lantas, bagaimana jika salah satu pihak atau kedua belah pihak ingin menikah dengan orang lain, bagaimana jika ingin mengurus hak asuh anak, mengurus pembagian harta gono gini atau ingin mengurus keperluan hukum lainnya?

Oleh sebab itulah kang asep sangat mewanti-wanti untuk selalu waspada, jangan tergiur dengan iming-iming pembuatan akte cerai yang cepat, murah, tidak ribet dan sebagainya. Sedikit banyak, coba cari tau bagaimana cara mengurus perceraian yang baik dan benar. Sobat bisa coba baca-baca artikel di blog ini atau bisa coba tanyakan ke layanan konsultasi perceraian yang kang asep sengaja sediakan secara gratis untuk pengunjung blog ini.

jasa pembuatan akte cerai palsu

Nah, untuk menambah wawasan dan meningkatkan kewaspadaan sobat terhadap jasa pembuatan akta cerai palsu yang belakangan cukup marak, sebaiknya perhatikan beberapa ciri utamanya berikut ini:

  • Tidak Punya Kartu Advokat

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah siapa orang yang membantu sobat dalam membuat akte cerai. Ingat, orang lain yang bisa membantu mengurus perceraian resmi di Pengadilan hanyalah kuasa hukum/pengacara yang sobat tunjuk.

Jika ada orang yang mengaku sebagai pengacara, jangan percaya begitu saja. Sobat harus teliti lebih jauh lagi. Setiap pengacara atau Advokat memiliki kartu tanda anggota dari organisasi advokat seperti Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia), KAI (Kongres Advokat Indonesia) dan sebagainya.

Jika sobat memang baru bertemu dengan orang yang mengaku pengacara, sobat bisa minta untuk memperlihatkan kartu anggotanya terlebih dahulu. Kecuali jika sobat memang sudah yakin dengan orang yang bersangkutan, misalnya karena yang bersangkutan pernah mengurus perkara teman atau keluarga sobat atau memang sobat sudah tau yang bersangkutan sering urus perkara di Pengadilan, ya tidak perlu meminta untuk memperlihatkan kartu anggotanya.

Yang harus diperhatikan saat sobat meminta memperlihatkan kartu anggota advokat adalah sobat harus mintanya secara tepat dan sopan. Jangan bertindak seperti mengintrogasi. Ini penting, karena tiap orang tanggapannya akan berbeda-beda.

Disamping itu, sebenarnya ada cara lain yang bisa sobat gunakan tanpa harus meminta pengacara untuk menunjukan kartu anggotanya, misalnya dengan cara sobat perhatikan bagaimana dia bersikap, bagaimana dia berbicara (menjelaskan) serta bagaimana dia bertindak. Pengacara tidak pernah memaksa-maksa seseorang untuk menggunakan jasanya, jika ada yang terkesan memaksa-maksa, sebaiknya sobat pikirkan lebih jauh lagi.

  • Janji Akte Cerai Cepat Beres

Jika ada orang yang menjanjikan proses perceraian atau pembuatan akte cerai selesai dalam waktu yang sangat singkat, sobat harus berhati-hati. Pengacara mana pun di dunia ini tidak bisa menjanjikan proses perceraian selesai dalam waktu super cepat. Pengacara hanya bisa mengusahakan, tapi tidak bisa menjanjikan.

Janji cepat yang dimaksud misalnya orang tersebut menjanjikan akte cerai selesai dalam waktu satu bulan atau bahkan kurang dari satu bulan. Waspada, jika sobat mendapati hal semacam ini, sebaiknya diacuhkan saja karena proses carai di Pengadilan itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Ada banyak proses yang harus dilewati dan proses tersebut pasti akan memakan waktu lebih dari satu bulan.

  • Biaya Murah, Kok Bisa?

Logikanya pengacara akan membebankan biaya pengurusan perceraian lebih mahal daripada biaya yang harus sobat keluarkan jika mengurus perceraian sendiri di Pengadilan. Jika ada orang yang mengaku pengacara tapi menawarkan biaya yang sangat murah, sobat harus waspada. Ingat, jangan tergiur biaya murah yang nantinya malah bisa berujung petaka.

Demikianlah 3 ciri utama penyedia jasa pembuatan akte cerai palsu yang dapat kang asep sampaikan. Kesimpulannya, kewaspadaan merupakan sesuatu hal yang mutlak harus sobat perhatikan sebelum sobat meminta seseorang untuk mengurus perceraian sobat. Jangan sampai sobat menyesal di masa depan hanya karena ditipu oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

Artikel ini kang asep tulis berdasarkan pengalaman beberapa pengunjung yang konsul ke kang asep dengan kasus akte cerainya tidak resmi dan tidak terdaftar di Pengadilan.

Tulis Komentar