konsultasi cerai gratis, pengacara perceraian, pengacara bandung
KANTOR HUKUM

Kantor Hukum Asep Arif Hamdan dan Rekan

Ini Dia Syarat Pengajuan Permohonan Cerai Oleh Suami

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, sepasang kekasih yang dahulu saling cinta, saling menyayangi dan mengasihi bisa jadi malah jadi saling membenci satu sama lain. Hal tersebut bisa saja terjadi karena beberapa faktor seperti faktor ekonomi, perbedaan pemikiran, perselingkuhan dan faktor-faktor pemicu lainnya. Beberapa diantara pasangan-pasangan yang mengalami permasalahan dalam hidup berumahtangga tersebut ada yang berusaha sekeras mungkin untuk mempertahankannya, beberapa pasangan lainnya justru memilih untuk mengajukan permohonan cerai ke pengadilan.

Pengajuan permohonan cerai oleh agan sebagi suami di pengadilan agama disebut sebagai cerai talak (CT). Hal ini dikarenakan dalam aturan hukum islam, suamilah yang mempunyai wewenang untuk menjatuhkan cerai terhadap isterinya. Meskipun demikian, bukan berarti agan yang sudah menjatuhkan cerai secara agama bisa diakui begitu saj oleh pemerintah. Agan tetap harus melakukan pengajuan permohonan cerai ke pengadilan supaya statusnya diakui oleh pemerintah dan agan bisa melakukan pernikahan kembali dengan orang yang berbeda dalam status agan sebagai seorang Duda.

syarat cerai oleh suami, syarat pengajuan cerai di pengadilan, syarat cerai orang tidak mampu, cerai secara prodeo, mengajukan cerai talak

Nah, bagi agan, suami-suami yang ingin mengajukan permohonan cerai ke pengadilan agama pada khususnya, agan-agan harus tahu apa saja syarat-syarat pengajuan cerai oleh suami tersebut. Jangan sampai ketika agan-agan datang ke pengadilan, malah disuruh kembali pulang karena persyaratan-persyaratan yang agan bawa belum lengkap. Masih mending kalau jarak antara pengadilan dengan rumah kediaman agan-agan itu dekat. Bagaimana kalau jauh, pasti akan sangat repot dan capek bukan?

Berikut adalah syarat-syarat pengajuan permohonan cerai oleh suami di Pengadilan Agama :

  • Kartu Identitas
    Silahkan bawa kartu identitas seperti KTP atau kartu identitas lainnya yang dalam kartu tersebut tertulis nama dan alamat dengan jelas. Jika tidak memiliki kartu identitas, agan bisa menggantinya dengan surat keterangan domisili dari kelurahan (desa) atau kecamatan setempat.
  • Buku Nikah
    Minimal satu buah buku nikah, baik itu buku nikah suami atau buku nikah isteri. Jika kedua buku nikah tersebut ada (suami dan istri) sebaiknya dibawa kedua-duanya. Jika buku nikahnya hilang atau rusak, agan bisa meminta register buku nikah atau duplikat buku nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) tempat agan melangsungkan pernikahan dulu.
  • Akta Kelahiran Anak
    Akta kelahiran anak digunakan khusus bagi agan yang sudah mempunyai anak hasil dari perkawinan agan dengan istri agan. Akta kelahiran anak harus di photo copy untuk diserahkan ke pihak pengadilan. Sedangkan aslinya, silahkan agan bawa pada saat sidang berlangsung, untuk berjaga-jaga jika diminta oleh majelis hakim.
  • Surat Kepemilikan Harta
    Khusus bagi agan yang menyertakan harta gono gini dalam permohonan cerai, agan harus menyertakan surat kepemilikan harta seperti BPKB, Sertifikat Rumah, Tanah dan lain sebagainya.  Silahkan agan photo copy surat kepemilikan harta tersebut dan aslinya bisa agan bawa pada saat persidangan berlangsung.
  • Surat Permohonan Cerai
    Surat permohonan cerai biasanya dibuatkan di bagian Pusat Bantuan Hukum Pengadilan Agama bersangkutan. Meskipun demikian, tidak semua Pengadilan Agama menyediakan layanan Pusat Bantuan Hukum. Solusinya, agan bisa membuat sendiri, meminta bantuan orang-orang hukum atau bisa menggunakan jasa advokat (pengacara).Surat permohonan cerai harus ditulis sesuai dengan fakta-fakta yang ada serta isi permohonan tidak boleh kabur (tidak jelas).Jika di pengadilan agama tersebut tersedia layanan bantuan hukum, maka yang harus agan persiapkan adalah data-data seperti identitas diri serta identitas istri agan (nama, alamat tinggal sekarang, pendidikan terakhir serta pekerjaan), jumlah serta nama dan usia anak (jika ada), alasan-alasan mengajukan permohonan cerai misalnya istri selalu boros, tidak patuh suami, sering bertengkar, selingkuh dan lain sebagainya.

    Disamping itu, agan juga harus mengungkapkan kapan permasalahan tersebut mulai terjadi, berapa kali dan kapan saja hal itu terjadi. Sertakan pula apakah sudah ada upaya didamaikan oleh pihak keluarga atau belum.

    Surat permohonan cerai biasanya harus dibuat rangkap 7.

    Baca Juga : Ini Dia Contoh Surat Permohonan Cerai Talak Oleh Suami

  • Materai
    Silahkan photo copy buku nikah dan kartu identitas, bubuhkan materai di kedua photo copy tersebut, lalu berikan cap pos pada materai yang tertempel di kantor pos terdekat.
  • Soft File Surat Permohonan Cerai
    Sertakan pula soft file surat permohonan cerai kedalam CD atau DVD dengan cara di burning.

Disamping ketujuh poin diatas, agan juga dapat menyertakan surat-surat pendukung lain yang dapat agan gunakan sebagai pelengkap seperti kartu keluarga, surat keterangan dokter dan sebagainya.

Jika agan tidak memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya perkara, agan bisa mengajukan permohonan cerai secara prodeo. Silahkan agan sertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan atau desa serta surat keterangan pendukung lainnya seperti Jamkesmas dan sejenisnya yang menguatkan bahwa agan adalah benar-benar orang yang tidak mampu.

Sebaliknya jika agan memiliki dana lebih, agan bisa menyewa jasa pengacara untuk mengurus semua persyaratan serta semua proses persidangan yang akan berlangsung. Biaya jasa pengacara sangat beragam, dari mulai 2 juta sampai dengan tidak terbatas.

46 Comments

Tulis Komentar